WING CHUN BELADIRI YANG BERDIRI SENDIRI & TIDAK BERNAUNG DI WUSHU
Wing chun adalah bela diri yang berbeda dengan wushu, adapun perbedaannya adalah sebagai berikut :
1. Induk Organisasi :
Wing chun,
- Ving Tsun Athletic Association ( VTAA ) didirikan oleh Gm Ip Man
& murid2 nya tgl 24 Agustus 1967 di Hongkong dan sampai saat ini
masih berpusat di Hongkong
Wushu,
- International Wushu
Federation ( IWF ) didirikan oleh pemerintah Tiongkok tgl 3 Oktober 1990
di Beijing Tiongkok dan sampai saat ini masih berpusat di Beijing
Tiongkok
Pada masa berdirinya organisasi induk wing chun ( VTAA )
tahun 1967 , Tiongkok masih tertutup bagi segala bentuk kungfu dan
beladiri di haramkan bahkan di beranggus, hal ini di mulai sejak
revolusi budaya atau kemenangan komunis atas nasionalis
Jadi secara
organisasi VTAA lebih tua dan berpusat di Hongkong , yang pada masa itu
merupakan negara dibawa persemakmuran Inggris , VTAA juga independen
artinya tidak di bawah kontrol pemerintah.
2. Sistem & aturan keilmuan :
- VTAA merupakan organisasi sejenis ( hanya wing chun ) dan berdasarkan
silsilah ( lineage ) sama seperti karate yg berdasarkan lineage
-
IWF merupakan organisasi dari beberapa jenis kungfu yg tidak
berdasarkan lineage tapi dikumpulkan dari berbagai jenis beladiri kungfu
yg ada di Tiongkok pada masa itu
3. Sistem & aturan pertandingan :
Wing chun ,
- Pertandingan wing chun hampir sama dengan karate atau beladiri
lainnya, ada form / taolu ( kata dalam karate ) dan chi sao atau
pertarungan khas wing chun dengan tempel tangan, chi sao pada
pertandingan hanya mengunakan tangan , pengunaan kaki di larang.
- Hal terpenting dari pertandingan chi sao adalah , apa yg di latih
pada form wing chun bisa di pakai atau di aplikasikan dalam pertarungan
ataupun pertandingan.
- Atlit wing chun bisa mengikuti turnamen form + chi sao
Wushu,
- Pertandingan Wushu ada form / taolu dan Sanda (pertarungan ) ,pada sanda pertarungan mengunakan tangan & kaki
- Pada pertarungan / sanda , apa yg telah kita latih di form wushu,
belum tentu bisa di pakai atau di aplikasikan karena sanda lebih ke arah
kick boxing atau tinju campuran
- Setiap atlit fokus pada spesialisasi masing2 , kalo form hanya fokus di taolu , begitu juga sebaliknya.
4. Pelatih :
Wing Chun ,
- Pelatih utama wing chun bersertifikasi VTAA atau bersertifikasi
instruktur dari asosiasi di bawahnya, tetapi harus anggota VTAA
-
Pelatih utama wing chun tidak harus berasal atau diutus dari VTAA atau
hanya berasal dari Hongkong, tapi pelatih berkualitas Internasional bisa
berasal dari semua negara dan dapat melatih di mana saja di seluruh
dunia, contoh, sifu Martin Kusuma ( Indonesia ) bisa ngajar di Malaysia ,
Mexico bahkan mengajar di Hongkong
Wushu,
- Pelatih utama
wushu berasal dari Tiongkok bahkan untuk level propinsi apalagi untuk
level negara, hal ini bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia
- Tidak ada pelatih wushu asal Indonesia yg bisa mengajar atau menitih karir di wushu dunia
5. Kurikulum ;
Wing chun,
Kurikulum wing chun berdasarkan tingkatan keilmuan ( sama halnya dengan
yg berlaku di karate ) dan akan di uji setiap 6 - 8 bulan latihan untuk
level 1 & 2, dengan maksimum level 8
Wushu,
Setelah melewati tahap dasar maka murid akan di bagi dalam 2 kelompok yaitu khusus taolu & khusus sanda
6. Standar & penilaian pertandingan ;
Wing chun,
- Mengikuti standar pertandingan yg telah di tetapkan oleh VTAA
- Penilaian untuk form / taolu berpatokan pada filosofi wing chun &
teknik wing chun, jadi ngak bisa seenaknya membuat kreasi yg tidak
sesuai filosofi & teknik wing chun
- Penilaian untuk Chi Sao hanya berdasarkan teknik2 wing chun
Wushu,
- Petandingan untuk taolu & sanda mengikuti standar yang di tetapkan International Wushu Federation
jadi berdasarkan uraian diatas,jadi jelaslah perbedaan Wing Chun dan Wushu
Minggu, 11 Maret 2018
Rabu, 07 Maret 2018
PERTANDINGAN FORM WINGCHUN DI O2SN KECAMATAN SUBAH 2018
Dalam rangka memeriahkan kegiatan Olimpiade Olah Raga Siswa ditingkat kecamatan Subah pada tahun 2018, maka Timwc Subah bekerja sama dengan Panitia O2SN Kecamatan subah berhasil memasukkan cabang olah raga Wingchun didalam serangkaian cabang - cabang olah raga yang dipertandingkan.
Walaupun belum berjenjang, masih ditingkat kecamatan, tetapi ini sudah sebuah langkah baik, dimana keberadaan siswa yang mengikuti olah raga wingchun sudah cukup banyak dikecamatan Subah.
Hal ini disebabkan karena andil dari Tradisional Ip Man Wingchun Cabang Subah yang terus mengembangkan sayapnya. dengan mempertandingkan kelas Form / taoulu, para siswa bertanding dengan penuh semangat melakukan gerakan - gerakan form wingchun dengan baik.
Semoga hal ini akan semakin menambah gairah dan semangat perkembangan wingchun di Kabupaten Sambas.
Walaupun belum berjenjang, masih ditingkat kecamatan, tetapi ini sudah sebuah langkah baik, dimana keberadaan siswa yang mengikuti olah raga wingchun sudah cukup banyak dikecamatan Subah.
Hal ini disebabkan karena andil dari Tradisional Ip Man Wingchun Cabang Subah yang terus mengembangkan sayapnya. dengan mempertandingkan kelas Form / taoulu, para siswa bertanding dengan penuh semangat melakukan gerakan - gerakan form wingchun dengan baik.
Semoga hal ini akan semakin menambah gairah dan semangat perkembangan wingchun di Kabupaten Sambas.
Senin, 27 November 2017
TURNAMEN WINGCHUN NASIONAL 2017
Turnamen Wingchun Nasional Tahun 2017 kembali di gelar di pulau Dewata Bali, dengan diikuti oleh 20 Provinsi di Indonesia. dengan mempertandingkan banyak kelas baik form, maupun fighting.
Termasuk juga dari Federasi Wingchun Sambas juga mengirimkan atlitnya yang dalam hal ini langsung diwakili oleh Bapak armansyah yang ikut dalam kategori form Biu Jie sebagai satu - satunya atlit dari Sambas.
Dalam pertandingan ini, Atlit sambas baru berhasil menduduki peringkat ke - 4 dari kategori form tersebut, dengan demikian diharapkan pada turnamen nasional 2018 di jogyakarta bisa lebih baik lagi prestasinya.
Termasuk juga dari Federasi Wingchun Sambas juga mengirimkan atlitnya yang dalam hal ini langsung diwakili oleh Bapak armansyah yang ikut dalam kategori form Biu Jie sebagai satu - satunya atlit dari Sambas.
Dalam pertandingan ini, Atlit sambas baru berhasil menduduki peringkat ke - 4 dari kategori form tersebut, dengan demikian diharapkan pada turnamen nasional 2018 di jogyakarta bisa lebih baik lagi prestasinya.
TURNAMEN WINGCHUN ANTAR SEKOLAH SUBAH
Pada tanggal 31 Oktober 2017, Tradisional Ip Man Wingchun cabang Subah yang merupakan cabang khusus sekolah, kembali melaksanakan Turnamen Cabangnya yang diikuti oleh anggota dari perwakilan 4 sekolah dasar di Kecamatan Subah.
Kegiatan ini dilaksanakan masih dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda dengan mempertandingkan kelas khusus Form Siu Lim Tao. dengan kategori putra dan putri.
Pertandingan berjalan dengan lancar dan menghasilkan para juara - juara baru yang nantinya diharapkan dapat dipersiapkan untuk menghadapi turnamen wingchun selanjutnya ditahun 2018.
Kegiatan ini dilaksanakan masih dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda dengan mempertandingkan kelas khusus Form Siu Lim Tao. dengan kategori putra dan putri.
Pertandingan berjalan dengan lancar dan menghasilkan para juara - juara baru yang nantinya diharapkan dapat dipersiapkan untuk menghadapi turnamen wingchun selanjutnya ditahun 2018.
Selasa, 29 Agustus 2017
TURNAMEN WING CHUN KALIMANTAN BARAT
Pada tanggal 27 Agustus 2017, Turnamen Wingchun Kalbar akhirnya
digelar di Kota Pontianak, dengan diikuti oleh perwakilan 5 Cabang yaitu
:
1. Pontianak
2. Sambas
3. Bengkayang
4. Kubu Raya
5. Singkawang
Dalam Kesempatan ini, tim Federasi Wingchun Sambas menurunkan 7 atlit yang terdiri dari 5 atlit form dan 2 atlit chisao.
Dan dalam kesempatan ini salah satu atlit dari Federasi Wingchun Sambas berhasil meraih juara 1 untuk kategori Form Siu Lim Tao Putri anak - anak. Atas Nama Natasha.
Semoga ditahun berikutnya bisa lebih baik lagi pencapaian prestasi bagi Wingchun Sambas.
1. Pontianak
2. Sambas
3. Bengkayang
4. Kubu Raya
5. Singkawang
Dalam Kesempatan ini, tim Federasi Wingchun Sambas menurunkan 7 atlit yang terdiri dari 5 atlit form dan 2 atlit chisao.
Dan dalam kesempatan ini salah satu atlit dari Federasi Wingchun Sambas berhasil meraih juara 1 untuk kategori Form Siu Lim Tao Putri anak - anak. Atas Nama Natasha.
Semoga ditahun berikutnya bisa lebih baik lagi pencapaian prestasi bagi Wingchun Sambas.
SELEKSI CABANG WINGCHUN SUBAH
Dalam rangka menghadapi Turnamen Daerah Wingchun Kalimantan Barat
tahun 2017, maka Tradisional Ip ManWingchun Subah sebagai cabang baru di
Kabupaten Sambas juga turut mempersiapkan diri dengan segera.
Maka Pada tanggal 22 Agustus 2017, Dengan mengambil Lokasi di SD N 7 Satai D, Tradisional Ip Man Wingchun Subah menyelenggarakan kegiatan seleksi cabang untuk menentukan atlit - atlit Wingchun yang akan diturunkan di Turnamen Daerah di Pontianak.
Dengan diikuti perwakilan dari 3 sekolah dasar, maka untuk kelas Form anak berhasil diperoleh juara sebagai berikut :
Juara Form Siu Lim Tao Putra
1. Gusto Amilo
2. Raju Satriadi
3. Ricky
Juara Form Siu Lim Tao Putri
1. Natasha
2. Putri Syafira
3. Desi Trilia
maka berdasarkan hasil ini akan dipilih siswa yang akan mengikuti Turnamen Wingchun Kalbar di Pontianak yang akan mewakili Federasi Wingchun Sambas.
Maka Pada tanggal 22 Agustus 2017, Dengan mengambil Lokasi di SD N 7 Satai D, Tradisional Ip Man Wingchun Subah menyelenggarakan kegiatan seleksi cabang untuk menentukan atlit - atlit Wingchun yang akan diturunkan di Turnamen Daerah di Pontianak.
Dengan diikuti perwakilan dari 3 sekolah dasar, maka untuk kelas Form anak berhasil diperoleh juara sebagai berikut :
Juara Form Siu Lim Tao Putra
1. Gusto Amilo
2. Raju Satriadi
3. Ricky
Juara Form Siu Lim Tao Putri
1. Natasha
2. Putri Syafira
3. Desi Trilia
maka berdasarkan hasil ini akan dipilih siswa yang akan mengikuti Turnamen Wingchun Kalbar di Pontianak yang akan mewakili Federasi Wingchun Sambas.
PEMBENTUKAN WINGCHUN SUBAH
Untuk
mengembangkan Wingchun di Kabupaten Sambas, maka Tradisional Ip Man
Wingchun Sambas kembali mengembangkan perguruannya dengan membentuk
cabang baru yaitu Tradisional Ip Man Wingchun Subah, yang khusus
mengajarkan wingchun di wilayah kecamatan Subah.
Tradisional
Ip Man Wing Chun Subah bertujuan untuk menyebarluaskan wingchun di
kalangan sekolah - sekolah yang ada diwilayah kecamatan Subah. Saat ini
telah berdiri di 4 sekolah yaitu :
1. SD N 1 Subah
2. SD N 7 Satai D
3. SD N 6 Satai C
4. SD N 14 Trans Sabung
Semoga
dengan adanya unit - unit disekolah ini akan dapat membuat seni bela
diri Wingchun semakin digemari sejak dini oleh kalangan pelajar di
Kecamatan Subah.
Langganan:
Postingan (Atom)





















